3 KONSEP DASAR TUBUH SEHAT DAN IDEAL

3 KONSEP DASAR YANG WAJIB KAMU PAHAMI AGAR KAMU BISA MENDAPATKAN TUBUH SEHAT DAN IDEAL

Saya paham, Kamu sangat ingin punya tubuh sehat dan ideal. Hanya saja, kamu tidak tahu gimana caranya, iya kan? Sudah melakukan latihan dan diet pun hasilnya tidak kunjung datang. Padahal sudah membership di tempat yang bagus juga. Akhirnya Kamu frustasi dan menyerah.

Saya sangat mengerti betul perasaan itu. Saya juga ngalamin, ketika di awal Saya memulai perjalanan fitness Saya. Hanya saja, Saya tidak sampai fase menyerah. Saya harap Kamu juga begitu.

Setelah Saya pelajari, masalah utamanya adalah bukan dari diet yang salah, program latihan yang tidak cocok, atau gym nya yang kurang bagus. Sama sekali bukan. Masalah terbesarnya adalah Karena Kamu tidak memahami 3 Konsep Dasar Tubuh Ideal. Konsep Dasar ini adalah mindset penting yang akan menentukan hasil yang Kamu dapatkan.

Untuk memahami konsep ini dengan mudah, coba bayangkan Kamu ada di sebuah supermarket yang sangat besar. Di depan Kamu ada sebuah troli dan di tangan kanan kamu ada sebuah daftar belanjaan. Di paling atas daftar belanjaan itu ada tulisan “Tujuan: Sayur Asem”, lalu di bawahnya ada daftar berurutan bahan apa saja yang harus dibeli agar bisa membuat sayur asem.

Pertanyaan Saya:

“Apa yang Kamu fokuskan? Bagian tulisan Sayur Asem atau Daftar Belanjanya?”

Normalnya (Normalnya ini lho ya, kalau nggak normal ya beda), Kamu akan fokus sama daftar belanjaanya, iya kan? Kamu akan satu per satu mencari dimana saja barang yang ada di daftar dan Kamu akan cari sampai dapat. Setelah dapat semua, itu lah yang akan jadi bahan untuk membuat sayur asem. Kebayang?

Nah ini juga sama dengan bagaimana mendapatkan tubuh ideal dan sehat. Kita sering banget terlalu fokus sama hasilnya.

“Kok nggak turun-turun?”

“kok nggak keliatan hasilnya?”

“Kok nggak berotot-berotot?”

..dan masih banyak lagi

Padahal, itu semua adalah akibat. Yang namanya akibat mesti ada penyebabnya. Yang namanya sayur asem ya mesti ada bahan-bahan pembuatnya. Seharusnya kita fokus dan kuasai penyebabnya, bukan ke akibatnya. Kita fokus ke bahan dan cara membuatnya, bukan ke hasil akhirnya. Paham?

Inilah alasan kenapa banyak orang tidak mendapatkan tubuh sehat dan ideal yang dia impikan, terus akhirnya berhenti.

“Terus apa Kak penyebab tubuh sehat dan ideal?”

Inilah 3 Konsep Dasar yang menjadi penyebab Kamu punya tubuh sehat dan ideal, yaitu:

  1. Fokus ke Habit

Semua orang tahu bahwa setiap orang itu berbeda, begitu juga dengan Kamu dan Saya. Nah, yang membedakan Satu orang dengan yang lainnya salah satunya adalah habit atau kebiasaan. Contohnya:

“Oh si Umar tuh yang jalannya cepat”

“Kenal si Khodijah? Itu lho yang gampang senyum”

Jadi, jati diri kita, bahkan bentuk badan kita tergantung dengan habit kita. Coba aja Kamu bandingkan dia yang tubuhnya sehat dan ideal dengan yang tidak sehat dan tidak ideal. Keliatan kan perbedaan habitnya? Karena itu lah, Kamu harus fokus membentuk habit, karena habit itu yang nanti secara otomatis membentuk tubuh Kamu dan membuat semua menjadi mudah.

Bayangkan, dulu sewaktu masih kecil gosok gigi itu hal yang sulit, bahkan kita males melakukannya. Sekarang ketika sudah jadi habit, masihkah Kamu perlu mikir dan ngambek kalau mau sikat gigi? Kalau Saya sih tidak.

Ingat aturan main utamanya: Tidak akan hadir hasil yang berubah jika prosesnya selalu sama. Kalau Kamu nggak bahagia dengan hasil yang sekarang, maka berubahlah!

Coba lah fokus membentuk 1 habit positif dalam 1 waktu. Misalnya, buatlah kebiasaan setiap jam 4 sore untuk berolahraga. Atau coba buat kebiasaan untuk meminimalisir processed food. Intinya buatlah kebiasaan yang mengarah ke tujuan yang Kamu inginkan. Buat habit yang kecil, mudah dan segera bisa dilakukan.

Ketika sesuatu sudah menjadi kebiasaan, maka sesuatu itu tidak lagi terasa memberatkan.

  1. Fokus Ke Progress

Coba Kamu perhatikan orang-orang dengan tubuh sehat dan ideal. Apakah mereka cuma bisa 10 push up saja? Apakah mereka cuma bisa ngatur makan 1 minggu saja habis itu males? Apakah mereka cuma kuat pull up 1 kali saja? Apakah mereka cuma bisa mengahalau nasi padang 1 hari saja?

Jawabannya: TIDAK!

Mereka fokus untuk lebih kuat, dari cuma 1 push up atau pull up sampai bisa pull up dan push up dengan berbagai variasi, bahkan berkali-kali. Mereka fokus membentuk dari 1 habit, lalu menambah ke habit berikutnya secara berkala. Mereka fokus bagaimana caranya supaya tidak banyak junkfood yang masuk ke dalam tubuhnya.

Mereka fokus untuk lebih kuat, dari cuma 1 push up atau pull up sampai bisa pull up dan push up dengan berbagai variasi, bahkan berkali-kali. Mereka fokus membentuk dari 1 habit, lalu menambah ke habit berikutnya secara berkala. Mereka fokus bagaimana caranya supaya tidak banyak junkfood yang masuk ke dalam tubuhnya.

Intinya adalah, mereka fokus untuk jadi lebih baik dan menaikan standardnya.

Saya lihat sendiri, wanita atau pria yang punya tubuh sehat dan ideal, punya skill untuk melakukan gerakan tertentu, punya habit positif yang luar biasa, jarang ngeluh atau komplain tentang apapun, dan mereka bisa fokus pada goalnya. Apakah terjadi begitu saja? Tentu saja tidak. Mereka juga dulu juga pemula, sama seperti Saya dan Kamu.

Karenanya, mulai lah bertahap. Jika sudah mengusai satu habit positif, maka tambahkan habit positif lainnya. Jika sudah menguasai satu gerakan latihan, maka kuasai gerakan latihan lainnya. Jika sesuatu tidak lagi terasa berat, maka tambahkan bebannya.

Ingat, yang membuat manusia tidak berkembang bukanlah masalah, melainkan KENYAMANAN.

  1. Selalu Evaluasi

Mereka yang punya tubuh sehat dan ideal bisa mengevaluasi apapun yang terjadinya pada dirinya. Mana habit yang membawa efek positif, apakah dia semakin kuat, apakah semakin teratur makannya, dan banyak hal lain.

Coba ingat-ingat, berapa kali kita ngerasa hidup kita gitu-gitu aja. Tidak ada perkembangan. Tapi ketika di tanya apa problemnya dan apa ukurannya, kita nggak pernah tahu. Aturannya simpel, apapun yang terukur bisa di tingkatkan. Kalau kita tidak pernah mau ngukur, kuat mengeluh sampai kapan?

Karena itu, mulai sekarang dan seterusnya, lakukanlah aktivitas di kehidupan kita secara sadar. Misalnya Ketika makan, Kamu sadar kalau Kamu makan. Kamu rasakan, Kamu syukuri, Kamu nikmati. Pastikan apa saja yang kita makan Kamu memahaminya betul.

Terimakasih sudah membaca, dan jangan lupa bagikan tulisan ini ke teman, saudara, atau orang orang terdekat Kamu, supaya mereka pun bisa merasakan manfaatnya juga. Be Nice 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE